Menjadi Investor yang Rupawan

Saya mulai berinvestasi pada saat saya tidak begitu mengerti apa itu investasi?
Hal yang saya ketahui waktu memulai berinvestasi adalah hasil yang cukup memuaskan suatu hari nanti. Dan saya percaya, apa yang dimulai dengan niat baik pasti akan berakhir dengan baik pula. Walaupun, pernyataan itu tidak semuanya benar karena saya tetap kecewa waktu mengetahui investasi yang saya jalani tidak mendapatkan keuntungan seperti yang diharapkan.
Bisa dibilang hal ini terjadi karena saya tidak mengetahui investasi apa yang saya lakukan. Seharusnya, saya mempelajari lebih lanjut tentang investasi yang saya pilih. Selain itu, saya juga harus tahu kemungkinan resiko yang akan terjadi. Sebelum memulai, menentukan tujuan juga termasuk ke dalam daftar yang harus saya rencanakan.
Menjadi investor tidaklah mudah, karena banyak hal yang harus saya lakukan. Awalnya, saya mulai dengan merancang dan merencanakan keuangan saya. Memulai berinvestasi tentu saja kita harus memiliki perencanan yang matang. Sehingga mengharuskan saya untuk merencanakan keuangan setiap bulannya dan merancang keuangan yang tepat untuk memenuhi setiap pengeluaran. Jangan sampai tidak seimbang, pikir saya waktu itu.
Setelah itu, langkah selanjutnya yang saya lakukan dengan mempelajari investasi dan memilih investasi yang tepat. Ternyata, memilih investasi yang tepat tidaklah susah jika awalnya saya tahu tujuan untuk berinvestasi. Jadi, sepertinya di awal saya memang salah langkah karena tidak memiliki tujuan terlebih dahulu waktu itu. Kerena tidak ingin mengulang kesalahan yang sama, saya tentukan tujuan saya kedepannya.
Tujuan investasi itu beragam, ada yang berinvestasi untuk beli mobil, bikin rumah baru, mulai usaha bahkan untuk pensiun. Jadi, banyak ragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Setalah itu baru tentukan investasi apa yang cocok, mulai dari saham, emas, property dan akhirnya saya memilih yang sedang tren saat ini yaitu, Reksa Dana.

Berinvestasi di Reksa Dana ternyata sangat menyenangkan, karena saya tidak perlu mengatur dana yang saya investasikan sendiri. Reksa Dana memiliki manajer investasi dimana manajer investasi akan mengatur dan menjaga dana yang diinvestasikan. Bisa dibilang dia adalah orang ahli yang akan mengolah dana kita. Dengan begitu saya tidak perlu mengatur sendiri, selain menghemat tenaga tentu hal ini juga menghemat waktu. Selain itu, Reksa Dana adalah jenis investasi dengan minimum resiko. Hal ini terjadi karena dana yang diinvestasikan di kelola oleh para ahlinya. Sehingga, mereka sudah tahu celah mana yang menjadi keuntungan dan kerugian.

Panin Asset Management
Pada saat saya memilih Reksa Dana maka saya memilih Panin Asset Management sebagai perusahan investasi yang akan mengatur investasi saya. Di Panin Asset Manajement saya dapat melihat perkembangan investasi saya sendiri. Mengetahuinya pun mudah karena bisa dilakukan secara online. Saya juga bisa memilih jenis Reksa Dana mana yang tepat sebab Reksa Dana memiliki banyak jenis. Di Panin AM sendiri terdapat lebih dari 15 jenis reksa dana seperti Reksa Dana saham, syariah, campur dan lain-lain.
Dengan berbagai jenis tersebut saya bisa memilih sesuka hati dan dapat disesuai dengan kebutuhan. Anda ingin memiliki lebih dari satu Reksa Dana maka di Panin AM bisa dilakukan seperti itu. Misalnya, saya memilih Reksa Dana saham dengan tujuan dari hasil yang saya peroleh untuk di hari pensiun dan Reksa Dana Maksimal untuk biaya sekolah anak 10 tahun ke depan. Jadi, saya sudah punya banyak rencana sebelum berinvestasi.
Melakukan beragam investasi menjadikan saya investor dan untuk menjadi investor rupawan saya haruslah cerdas dalam investasi. Menentukan tujuan dan memilih jenis investasinya, merancang dan menjalani kehidupan dengan keuangan yang sehat serta melangkah lebih maju untuk menentukan masa depan.
Jadi… apa kamu tidak mau jadi investor?

No comments.

Leave a Reply