Yuk, Intip 6 Cara Membedakan Sepatu Vans Asli dan Palsu

Apakah kamu senang mengoleksi sepatu kets? Jika iya, pasti kamu punya setidaknya satu sepatu merek Vans, bukan? Vans merupakan salah satu brand sepatu yang memiliki popularitas cukup terkenal di seluruh dunia. Untuk itu, sepatu keluaran Vans sangatlah laris, khususnya di kalangan anak muda di Indonesia.

 

Tahukah kamu? Sepatu Vans sebenarnya diciptakan khusus untuk pemain skate board, lho! Namun, dikarenakan desainnya yang super kasual dan keren, sepatu Vans akhirnya diminati oleh banyak orang, termasuk non-skaters.

 

Melihat tingginya minat pembeli akan merek sepatu asal Amerika Serikat ini, banyak produsen yang mulai menjual sepatu Vans KW alias palsu. Itu sebabnya, kamu perlu tahu cara membedakan sepatu Vans asli dan palsu. Yuk, simak caranya sama-sama!

1. Perhatikan Heel Patch

Heel Patch

(Sumber gambar: www.jb-voice.co.jp)

Sebelum membeli sepatu Vans, pastikan kamu memeriksa bagian heel patch sepatu, ya. Heel patch merupakan logo yang menempel pada belakang sepatu. Umumnya, heel patch dibuat dari bahan karet tebal sehingga sangat keras ketika ditekan.

 

Nah, untuk membedakan Vans asli dan palsu, kamu bisa menekan heel patch tersebut menggunakan kuku. Jika membekas, itu berarti Vans tersebut merupakan sepatu palsu.

2. Perhatikan Logo

Membedakan Logo Sepatu Asli

(Sumber gambar: www. youtube.com/infrasion)

Selain memerhatikan heel patch, kamu juga perlu lebih teliti dalam melihat logo dalam sepatu. Perlu diketahui bahwa logo Vans dicetak dalam huruf kapital. Selain itu, huruf dibuat seperti simbol akar dalam matematika. Oh iya, jangan lupakan juga logo ® yang ada pada akhir tulisan Vans, ya! Jika sepatu yang kamu lihat tidak memiliki logo VANS®, kemungkinan besar dapat dipastikan sepatu tersebut KW.

3. Periksa Kode Waffle

Kode Waffles Sepatu

(Sumber gambar: www.pinterest.com)

 

Cara paling mudah dalam membedakan sepatu Vans asli dan palsu adalah memeriksa kode waffle pada outsole sepatu. Kode waffle merupakan kode produksi yang menempel pada setiap sepatu Vans. Kode waffle biasanya dicetak pada bagian telapak kaki. Nah, tiap negara memiliki kode yang berbeda-beda. Kode Vans original di Cina adalah IFC, HF, DT, SHC, ZDC, dan ICC sedangkan dari Vietnam adalah EVB, dan Indonesia adalah GSI. Nah, sebelum membeli sepatu Vans, pastikan kamu sesuaikan dengan kode-kode tersebut, ya.

4. Perhatikan Jahitannya

jahitan sepatu

(Sumber gambar: www.jdsports.co.uk)

 

Guys, jangan lupa untuk memerhatikan jahitan pada sepatu Vans, ya. Sepatu Vans original tentu saja memiliki jahitan yang rapi, sedangkan sepatu palsu umumnya lebih berantakan. Oh iya, kamu juga bisa congkel sedikit jahitan sepatu menggunakan kuku. Jika jahitan tersebut tetap rapi, artinya sepatu tersebut tetap asli ya.

5. Jangan Tertipu dengan Harga

Semua orang pasti menyukai barang berkualitas tinggi dengan harga yang murah. Itu sebabnya, sering kali kita jadi terkecoh dengan harga sepatu Vans yang super murah. Perlu kamu ketahui bahwa harga sepatu Vans umumnya mulai dari IDR 500.000,-. Jika sepatu yang kamu lihat memiliki harga dua kali lipat lebih murah, kemungkinan besar sepatu tersebut memiliki kualitas buruk dan tidak original.

Jika ingin membeli sepatu Vans dengan harga murah, kamu bisa membelinya secara online.  Penasaran? Yuk, lihat informasi selengkapnya di sini!

6. Perhatikan Jazz Stripe

Jazz Stripe

(Sumber gambar: www.soleredemption.com)

Last but not least adalah memerhatikan jazz stripe pada sepatu Vans. Jazz stripe merupakan garis membujur panjang yang menjadi ciri khas dari desain sepatu Vans.  Pastikan jazz stripe yang menempel pada sepatu memiliki potongan yang rapi. Jika kamu melihat adanya beberapa benang yang keluar, sepatu  Vans tersebut bisa dipastikan produk palsu.

Itu dia 6 cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari produk sepatu Vans KW. Meski memiliki harga yang lebih murah, produk palsu umumnya tidak awet atau cepat rusak. Nah, kabar baiknya, kamu bisa membeli sepatu Vans original dengan harga murah dengan promo terbaru minggu ini di toko online kesayangan kamu.

No comments.

Leave a Reply